aku, fateh, wiji, ayu, inas, dan farah bersiap-siap menjalankan misi kita dan siap di pos masing masing
POS 1: Tepatnya di Depan halte ( wiji n ayu)
POS 2 : Tepatnya di Depan Masjid dekat MAN (aku n fateh)
POS 3: Tepatnya di depan fogu ( inas n farah)
bagian kameramen:
inas
ayu
bagian pengamat:
wiji
nadia
farah
bagian umpan untuk jadi saksi:
fateh
nadia ( di baca: gagal)
wiji (di baca : gagal juga)
bagian saksi mata :
galuh
bagian penyampaian pesan ke guru:
wildan
ufa
oke,
pukul 15:15 = tidak ada tanda tanda tapi dari pos 2 sudah mempunyai sasaran 2 motor
pukul 15:25 = tepatnya di pos 1 galuh dan wiji sedang berbincang bincang dan ayu melihat seseorang
pukul 15;27 = ayu dan wiji lari menuju ke pos 2 dan membawa pesan bahwa PK ditemukan!
pukul 15:30 = mengikuti gerak gerik PK. fateh, aku dan wiji duduk tepat di depanya dan ia memulai aksinya tapi aku pun menjauhi dan sekarang sisanya tinggal fateh dan wiji yg berakhir tinggalah fateh seorang sbg UMPAN!!. pada waktu bersamaan, inas dan ayu mengambil posisi untuk mengambil gambar. sementara galuh meminta ufa dan wildan untuk lapor ke pak muji
15:32 = pak muji datang, tapi pak muji belum mengambil tindakan dan pak muji pun pergi lagi
15;34 = pak muji dateng lagi bersama pak pandri dan mengendarai motor dan fateh pun masih BERTAHAN.
pukul 15:36 = aksi MENCEKAM! PK pun mengetahui keberadaan guru dan PK pun berusaha untuk kabur tetapi Pak muji pun mengejarnya
vacum of time : kita pasrah dan menunggu hasil. kitapun nyebrang menghampiri pak tirjo yang ada di sebrangan.
pukul 15:40 = Pak pandri tiba sambil mengendarai motor si PK, itu berarti .....
KITA BERHASIL KAWAN !
untuk menjadi saksi fateh pun di panggil bahwa ia telah tau semuanya dan itu harus ia lakukan demi kebenaran ! (ngerti kan ?)
selidik terus selidik, ternyata PK itu tidak gila melainkan mempunyai suatu penyakit yang dinamakan .....
eksibisionisme (Exhibitionism)













0 komentar:
Poskan Komentar